Dihadiri 60 anggota pelaku DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan), Perkumpulan DPLK menggelar Halalbihalal Tahun 2021 untuk menegaskan pentingnya sinergi Bersama dalam menyiapkan program pensiun pekerja di Indonesia agar lebih mudah diakses dan berkualitas. Bertajuk “Sinergi Bersama untuk DPLK”, industri DPLK per April 2021 telah mengeola aset lebih dari Rp. 108 triliun atau tumbuh 13% yoy. Acara yang dibuka Andra Sabta, Direktur Pengawasan Dana Pensiun IKNB OJK dan Nur Hasan Kurniawan, Ketua Umum PDPLK menyiratkan DPLK tetap mampu meraih pertumbunan bisnis sekalupun di masa pandemi Covid-19. 

“Secara umum bisnis DPLK tetap tumbuh sekalipun pandemic Covid-19. Namun begitu, industri DPLK harus berani keluar dari zona nyaman. Khususnya untuk menyediakan layanan program pensiun digital dan memanfaatkan media sosial. Sehingga masyarakat memiliki akses yang mudah untuk menyiapkan masa pensiun yang sejahtera” ujar Andra Sabta dalam sambutannya. 

Berbeda dengan Halalbihalal sebelumnya, kali ini hikmah Idul Fitri 1442 H disampaikan secara berantai oleh Dewan Penasihat dan Pengawas PDPLK yang terdiri dari: 1) Abdul Rachman, 2) Adi Purnomo, 3) Steven Tanner, dan 4) AT. Sitorus. Beberapa arahan yang patut menjadi perhatian industri dan pelaku DPLK antara lain:

  1. Perlu adanya sharing forum untuk memberikan berbagi pengalaman dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis DPLK di antara anggota, termasuk update terkait regulasi di seputar dana pensiun.
  2. Perlunya meningkatkan literasi dan edukasi DPLK kepada pekerja dan masyarakat secara lebih masif.
  3. Sikap pelaku DPLK yang lebih optimis karena masa depan dana pensiun sesungguhnya ada di program DPLK
  4. Pentingnya menjunjung tinggi etika bisnis DPLK dan kualifikasi sertifikasi DPLK diikuti selurug staf dan tenaga pemasar DPLK.
  5. Layanan digital DPLK harus segera direalisasikan sebagai antisipasi terhadap kebutuhan program pensiun masyarakat.

Perlu diketahui, industri DPLK pun kini terlibat aktif dalam forum diskusi untuk memberikan masukan terhadap RUU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) yang sedang dibahas, termasuk di dalamnya revisi terhadap UU Dana Pensiun 11/1992 yang akan memasuki tiga dasawarsa. 

“Kita bersyukur industri DPLK tetap tumbuh positif di masa pandemic Covod-19. Untuk itu, kerja keras dan soliditas anggota DPLK harus terus dijaga. Utamanya dalam memperjuangkan aspirasi ke dalam RUU P2SK. Agar kepesertaan DPLK terus bertambah dan industri DPLK dapat tumbuh lebih signifikan lagi di tahun-tahun mendatang” kata Nur Hasan Kurniawan.

Sebagai industri yang paling pas dalam mempersiapkan masa pensiun yang sejahtera, peserta DPLK saat ini mencapau 3,2 juta pekerja. Angka ini tergolong masih rendah bila dibandingkan realitas 131 juta pekerja yang ada di Indonesia. Maka ke depan, industri DPLK harus terus berinovasi untuk mengembangkan strategi agar pekerja yang menjadi peserta DPLK terus bertambah. #YukSiapkanPensiun #PerkumpulanDPLK #EdukasiDanaPensiun #DPLK

Pengumuman Hasil Ujian Sertifikasi DPLK Batch 12 – April 2021

 

Berikut ini disampaikan Hasil Ujian Sertifikasi DPLK periode ujian April 2021 (Batch 12) yang telah dilaksanakan via Online di Jakarta, dengan rincian sebagai berikut:

Jumlah Peserta : 20 Peserta
Peserta LULUS : 16 Peserta
Peserta TIDAK LULUS : 4 Peserta
Persentase Kelulusan : 80%

SELAMAT kepada peserta yang telah lulus.

Berikut ini adalah daftar nama peserta Ujian SERTIFIKASI DPLK Periode April 2021 (Batch 12) yang dinyatakan LULUS: 

(Peserta yang tidak lulus maka tidak tercantum namanya di bawah ini)

No Keterangan
426 LULUS
427 LULUS
428 LULUS
429 LULUS
430 LULUS
433 LULUS
435 LULUS
436 LULUS
437 LULUS
438 LULUS
440 LULUS
441 LULUS
442 LULUS
443 LULUS
444 LULUS
445 LULUS

Pengesahan kelulusan Ujian Sertifikasi DPLK dilakukan oleh Komite Sertifikasi yang ditetapkan dalam rapat komite pada Jumat, 7 Mei 2021. Bagi peserta yang dinyatakan LULUS akan dihubungi oleh Sekretariat Perkumpulan DPLK untuk jadwal pengambilan Sertifikat DPLK.  Demikian disampaikan dan terima kasih. #YukSiapkanPensiun

Jakarta, 7 Mei 2021

Komite Sertifikasi DPLK

 

Pengumuman Hasil Ujian Sertifikasi DPLK Batch 11 – Februari 2021

 

Berikut ini disampaikan Hasil Ujian Sertifikasi DPLK periode ujian Februari 2021 (Batch 11) yang telah dilaksanakan via Online di Jakarta, dengan rincian sebagai berikut:

Jumlah Peserta : 9 Peserta
Peserta LULUS : 7 Peserta
Peserta TIDAK LULUS : 2 Peserta
Persentase Kelulusan : 77,8%

SELAMAT kepada peserta yang telah lulus.

Berikut ini adalah daftar nama peserta Ujian SERTIFIKASI DPLK Periode Februari 2021 (Batch 11) yang dinyatakan LULUS: 

(Peserta yang tidak lulus maka tidak tercantum namanya di bawah ini)

No Keterangan
417 LULUS
419 LULUS
421 LULUS
422 LULUS
423 LULUS
424 LULUS
425 LULUS

Pengesahan kelulusan Ujian Sertifikasi DPLK dilakukan oleh Komite Sertifikasi yang ditetapkan dalam rapat komite pada Selasa, 16 Februari 2021. Bagi peserta yang dinyatakan LULUS akan dihubungi oleh Sekretariat Perkumpulan DPLK untuk jadwal pengambilan Sertifikat DPLK. 

Demikian disampaikan dan terima kasih. #YukSiapkanPensiun

Jakarta, 16 Februari 2021

Komite Sertifikasi DPLK

 

Bertempat di Sekretariat PDPLK di Wisma Bumiputera Jakarta, Perkumpulan DPLK (PDPLK) memberikan apresiasi dan lepas sambut Bendahara II, M. Ibrahim yang telah berkontribusi kepada organisasi dalam mengatur tata kelola keuangan PDPLK. Piagam penghargaan dan cenderamata diberikan langusng oleh Nur Hasan Kurniawan (Ketua PDPLK), didampingi Syarifudin Yunus (Direktur Eksekutif PDPLK). Ikut hadir pula Mas Tyo (DPLK BRI) sebagai menggantikan fungsi yang ditinggal M. Ibrahim dan Frena dari Sekretraiat PDPLK (6/01/2021). 

 

Dalam suasana santai, Nur Hasan Kurniawan menyampaikan ucapan terima kasih atas sumbangish M. Ibrahim yang telah ikut aktif “menggawangi” operasional kepengurusan Perkumpulan DPLK khususnya dalam bidang keuangan. Sehingga industri DPLK tetap tumbuh sekalipun dalam situasi sulit akibat pandemic Covid-19.

 

Sebagai organisasi nirlaba dan dibesarkan oleh anggotanya, Perkumpulan DPLK menyadari akan pentingnya peran Pengurus PDPLK yang telah mendukung dan menyediakan waktu secara sukarela untuk memajukan industri DPLK di Indonesia. Langkah ini dilakukan semata-mata untuk  memajukan industri DPLK, di samping berbuat optimal dalam membantu penyediaan program pensiun bagi jutaan pekerja di Indonesia.

 

Untuk itu, Perkumpulan DPLK sangat mengharapkan peran serta dan keterlibatan aktif seluruh pelaku DPLK, khususnya 25 DPLK yang tergabung dalam Perkumpulan DPLK untuk tetap aktif dalam melakukan edukasi dan literasi DPLK kepada pekerja, pemberi kerja, dan masyarakat. Agar dana pensiun dapat menjadi alternatif dalam merencakan masa pensiun yang nyaman dan sejahtera. 

 

Saat gelaran Silaturahmi Virtual Tahun Baru 2021 Sektor Jasa Keuangan (4/1/2021), OJK mencatat bahwa selama pandemi Covid-19, industri dana pensiun tidak terkena dampak yang begitu signifikan. Berdasarkan statistik OJK per November 2020, industri dana pensiun membukukan aset Rp303,9 triliun atau tumbuh 7,04 persen (year-on-year/yoy) dari November 2019 senilai Rp293,9 triliun.

 

Kondisi sepanjang 2020 itu menjadi cerminan bahwa kinerja industri dana pensiun tahan banting terhadap guncangan dengan skala sebesar pandemi Covid-19, sehingga berpotensi lebih moncer lagi di tahun 2021.

Maju terus industri DPLK di Indonesia, wujudkan terus masa pensiun sejahtera bagi pekerja. #YukSiapkanPensiun (SY)

Pengumuman Hasil Ujian Sertifikasi DPLK Batch 10 Inhouse DPLK BNI – Desember 2020 

 

Berikut ini disampaikan Hasil Ujian Sertifikasi DPLK periode ujian Desember 2020 (Batch 10 - Inhouse DPLK BNI) yang telah dilaksanakan via Online di Jakarta, dengan rincian sebagai berikut:

Jumlah Peserta : 16 Peserta
Peserta LULUS : 15 Peserta
Peserta TIDAK LULUS : 1 Peserta
Persentase Kelulusan : 93.75%

SELAMAT kepada peserta yang telah lulus.

Berikut ini adalah daftar nama peserta Ujian SERTIFIKASI DPLK Periode Desember 2020 (Batch 10 - Inhouse DPLK BNI) yang dinyatakan LULUS: 

(Peserta yang tidak lulus maka tidak tercantum namanya di bawah ini)

No Keterangan
401 LULUS
402 LULUS
403 LULUS
404 LULUS
405 LULUS
406 LULUS
407 LULUS
409 LULUS
410 LULUS
411 LULUS
412 LULUS
413 LULUS
414 LULUS
415 LULUS
416 LULUS

Pengesahan kelulusan Ujian Sertifikasi DPLK dilakukan oleh Komite Sertifikasi yang ditetapkan dalam rapat komite pada Selasa, 22 Desember 2020. Bagi peserta yang dinyatakan LULUS akan dihubungi oleh Sekretariat Perkumpulan DPLK untuk jadwal pengambilan Sertifikat DPLK. 

Demikian disampaikan dan terima kasih. #YukSiapkanPensiun

Jakarta, 22 Desember 2020

Komite Sertifikasi DPLK

 

Sekalipun di tengah pandemi Covid-19, industri DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) tetap meraih pertumbuhan positif di tahun 2020. Hingga Oktober lalu, aset kelolaan DPLK tumbuh 11% menjadi Rp. 102 triliun. Sementara dari kepesertaan tumbuh 4% menjadi 3,1 juta pekerja. Bahkan dari sisi investasi, ROI (Return on Investment) tetap tumbuh 4,65%. Realitas ini membuktikan industri DPLK telah berada pada jalur bisnis yang memadai, sementara industri jasa keuangan lainnya mengalami drop. 

 

Dalam Rapat Umum Anggota (RUA) Perkumpulan DPLK tahun 2020 secara virtual hari ini  (16/12/2020) bertajuk “Membangun Optimisme Industri DPLK PascaCovid-19”, seluruh pelaku DPLK di Indonesia berkomitmen kuat untuk lebih optmis dan agresif untuk memberi edukasi dan melayani kebutuhan dana pensiun bagi pekerja dan pemberi kerja di Indonesia, khususnya pasca diterbitkannya PP (Peraturan Pemerintah) UU Cipta Kerja. 

 

Acara yang dibuka oleh Ahmad Nasrullah, Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK 

dan dihadiri 80 anggota PDPLK dari 25 DPLK yang ada bertekad untuk terus melakukan terobosan dan inovasi demi pertumbuhan DPLK secara lebih signifikan di tahun 2021, khususnya pasca Covid-19.  Maka industri DPLK patut memulai platform digital dalam memasarkan DPLK kepada masyarakat dan tetap berpegang pada tata Kelola dana pensiun yang sesuai aturan secara professional.

 

"Secara prinsip, OJK mendukung apa yang sudah dilakukan Asosiasi DPLK khusunya dalam penerapan tata Kelola dana pensiun yang professional. Industri DPLK juga perlu mengoptimalkan skill investasi dan teknologi informasi agar dapat melayani peserta dana pensiun secara optimal" ujar Ahmad Narsullah saat memberi keynote speech.

 

Ketua Umum Perkumpulan DPLK, Nur Hasan Kurniawan pun menambahkan pentingnya membangun optimisme para pelaku DPLK untuk memberikan layanan yang optimla, khususnya saat implementasi UU Cipta Kerja No.11 Tahun 2020 nanti. Maka ada peluang dan pendorong untuk bisa lebih maju lagi di industri DPLK.

 

Tampil pula Ferry Latuhihin, Chief Economist Tanamduit.com yang memaparkan Outlook Ekonomi Indonesia tahun 2021 pasca cpvid-19. Bahwa kondisi ekonomi  Indonesia di tahun 2021 bahkan seterusnya akan lebih baik karena pasar sudah lebih percaya diri dengan adanya vaksin Covid-19. Hal ini juga dibuktikan oleh komitmen pemerintah Indonesia dalam menyalurkan stimulus ekonomi yang sudah berjalan dan akan terus berlanjut di tahun depan. 

“Maka industri DPLK pun harus optimis dan mampu memenuhi ekspektasi market yang tinggi tahun depan. Maka optimalkan investasi peserta jangan hanya di pasar uang, mulailah edukasi saham di DPLK. Mari sambut pasar yang alan segera pulih” kata Ferry Latuhihin penuh optimis.

 

Ikut hadir di RUA PDPLK tahun 2021 antara lain: Steven Tanner dan AT. Sitorus (Dewas Pengawas) dan Abdul Rachman (Penasihat). Presentasi program PDPLK ke depan pun disajikan oleh Rista Manurung, Daneth Fitrianto, dan Saktimaya Murti sebagai Wakil Ketua Umum PDPLK dengan moderator Syarifudin Yunus (Direktur Eksekutif PDPLK). Intinya, industri DPLK berkomitmen untuk antisipasi UU Cipta Kerja sekaligus melakukan edukasi pentingnya dana pensiun serta optimakan investasi seiring potensi iklim ekonomi yang akan lebih baik di tahun 2021.

 

Maka ke depan, industri DPLK bisa lebih adaptif dan fleksibel dalam memenuhi kebutuhan program pensiun masyarakat. Dan sedikit mengubah mind set untuk menjadikan DPLK sebagai pengeloa dana, bukan hanya pengelola program pensiun. Agar dapat memenuhi selera publik dan pekerja dimana pun berada. #YukSiapkanPensiun #PDPLK #DanaPensiun

Pengumuman Hasil Ujian Sertifikasi DPLK Batch 10 – November 2020

Berikut ini disampaikan Hasil Ujian Sertifikasi DPLK periode ujian November 2020 (Batch 10) yang telah dilaksanakan via Online di Jakarta, dengan rincian sebagai berikut:

Jumlah Peserta : 31 Peserta
Peserta LULUS : 29 Peserta
Peserta TIDAK LULUS : 2 Peserta
Persentase Kelulusan : 93.5%

SELAMAT kepada peserta yang telah lulus.

Berikut ini adalah daftar nama peserta Ujian SERTIFIKASI DPLK - Batch 10 periode November 2020 yang dinyatakan LULUS: 

(Peserta yang tidak lulus maka tidak tercantum namanya di bawah ini)

No Keterangan
370 LULUS
371 LULUS
372 LULUS
373 LULUS
374 LULUS
375 LULUS
376 LULUS
377 LULUS
378 LULUS
379 LULUS
380 LULUS
381 LULUS
383 LULUS
384 LULUS
385 LULUS
386 LULUS
387 LULUS
388 LULUS
389 LULUS
390 LULUS
391 LULUS
392 LULUS
393 LULUS
394 LULUS
395 LULUS
396 LULUS
397 LULUS
398 LULUS
399 LULUS

Pengesahan kelulusan Ujian Sertifikasi DPLK dilakukan oleh Komite Sertifikasi yang ditetapkan dalam rapat komite pada Senin, 16 November 2020. Bagi peserta yang dinyatakan LULUS akan dihubungi oleh Sekretariat Perkumpulan DPLK untuk jadwal pengambilan Sertifikat DPLK. 

Demikian disampaikan dan terima kasih. #YukSiapkanPensiun

Jakarta, 16 November 2020

Komite Sertifikasi DPLK

 

Pengumuman Hasil Ujian Sertifikasi DPLK Batch 9 – Juli 2020

Berikut ini disampaikan Hasil Ujian Sertifikasi DPLK periode ujian Juli 2020 Batch 9 yang telah dilaksanakan via Online di Jakarta, dengan rincian sebagai berikut:

Jumlah Peserta : 21 Peserta
Peserta LULUS : 21 Peserta
Peserta TIDAK LULUS : - Peserta
Persentase Kelulusan : 100%

SELAMAT kepada peserta yang telah lulus.

Berikut ini adalah daftar nama peserta Ujian SERTIFIKASI DPLK - Batch 9 periode Juli 2020 yang dinyatakan LULUS: 

(Peserta yang tidak lulus maka tidak tercantum namanya di bawah ini)

No Keterangan
349 LULUS
350 LULUS
351 LULUS
352 LULUS
353 LULUS
354 LULUS
355 LULUS
356 LULUS
357 LULUS
358 LULUS
359 LULUS
360 LULUS
361 LULUS
362 LULUS
363 LULUS
364 LULUS
365 LULUS
366 LULUS
367 LULUS
368 LULUS
369 LULUS

Pengesahan kelulusan Ujian Sertifikasi DPLK dilakukan oleh Komite Sertifikasi yang ditetapkan dalam rapat komite pada Senin, 3 Agustus 2020. Bagi peserta yang dinyatakan LULUS akan dihubungi oleh Sekretariat Perkumpulan DPLK untuk jadwal pengambilan Sertifikat DPLK. 

Demikian disampaikan dan terima kasih. #YukSiapkanPensiun

Jakarta, 3 Agustus 2020

Komite Sertifikasi DPLK

 

Untuk kali pertama, Asosiasi Dana Pensiun Lembaga keuangan (ADPLK) menggelar ujian Sertifikasi DPLK batch 9 secara daring pada Jumat, 24 Juli 2020. Diikuti 21 peserta dari 8 DPLK di Indonesia, ujian Sertifikasi DPLK ini menegaskan komitmen industri DPLK dalam memacu standar kompetensi berupa pengetahuan, keterampilan dan keahlian para tenaga pemasar dan staf yang bekerja di unit bisnis DPLK dalam memberikan layanan berkualitas kepada para pengguna jasa.

 

Ujian Sertifikasi DPLK ini diselenggarakan secara rutin setiap bulan Januari-April-Juli-Oktober (4 kali setahun) dengan fokus materi pada 1) pengetahuan dasar dan pemasaran DPLK, 2) operasional dan bisnis proses DPLK , 3) investasi DPLK, dan 4) regulasi dan risk DPLK. Sertifikasi DPLK sekaligus menjadi upaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia industri DPLK sesuai amanat dari POJK 15/2019 tentang Tata Kelola Dana Pensiun dna POJK No.1/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.

 

“Sejak tahun 2018 hingga saat ini sekitar 280 tenaga pemasar dan staf di unit bisnis DPLK yang telah tersertifikasi DPLK.  Hal ini menjadi bagian komitmen Asosiasi DPLK dalam menerapkan perilaku profesional dan kompetensi para anggota. Ujian sertifikasi DPLK secara daring ini pun sebagai bagian upaya untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19”” ujar Syarifudin Yunus, Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK di sela ujian hari ini.

 

Ujian Sertifikasi DPLK ini menggunakan format pilihan berganda dengan 100 soal. Dan nilai kelulusan minimal adalah 60. Selain ujian, ADPLK juga menyelenggarakan kegiatan Tutorial Sertifikasi DPLK selama 2 hari sebelum ujian. Hingga saat ini, tingkat kelulusan ujian sertifikasi DPLK mencapai 86%. 

 

Dalam kesempatan ini, Asosiasi DPLK juga mengimbau pentingnya mengikuti Ujian Sertifikasi DPLK, khususnya para tenaga pemasar dan staf di unit bisnis DPLK, manajer investasi, dan pihak lain yang berhubungan dengan DPLK sebagai bagian dari upaya menjaga standar layanan dan pengetahuan tentang Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) di Indonesia. Karena secara prinsip, standar kualitas dan kompetensi di industri apapun sangatlah penting. Untuk itu, industri DPLK pun telah mengantisipasi melalui Ujian Sertifikasi DPLK. Sebagai bagian menjaga perilaku profesional dalam melayani kebutuhan dana pensiun di Indonesia.

 

Untuk diketahui, hingga Juni 2020, industri DPLK telah mengelola aset lebih dari Rp 96 triliun dengan jumlah peserta mencapai 3,2 juta pekerja. Selain itu, industri DPLK pun mengingatkan pentingnya pemberi kerja dan pekerja untuk mempersiapkan masa pensiun melalui program DPLK. Karena cepat atau lambat, masa pensiun atau saat tidak bekerja lagi pasti akan tiba… #YukSiapkanPensiun #SertifikasiDPLK

Banyak orang asyik bekerja. Tapi pernahkah kita merencanakan masa pensiun yang nyaman dan sejahtera? Sementara dari waktu ke waktu biaya hidup akan terus bertambah. Berharap umur panjang di masa pensiun pun berkonsekuensi pada besarnya biaya. Dan akhirnya, ada banyak ketidakpastian di hari tua, di saat pensiun dan tidak bekerja lagi.

 

Berbekal kesadaran itulah, Kedutaan Besar (Kedubes) RI untuk Uni Emirat Arab di Abu Dhabi bekerjasama dengan Asosiasi DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) menggelar webinar edukasi dana pensiun bertajuk “Kerja Yes, Pensiun Oke” kepada para tenaga kerja Indonesia di Kawasan Timur Tengah. Khususnya Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat, 17 Juli 2020 melalui zoom conference dan facebook live.

 

Acara yang dibuka oleh Husin Bagis, Duta Besar RI untuk UEA dan diikuti 90 peserta ini menekankan pentingnya tenaga kerja Indonesia yang berada di luar negeri untuk mempersiapkan masa pensiun. Mau menyisihkan sebagian gajinya untuk dana pensiun. 

“Saya menyambut baik webinar edukasi dana pensiun “kerja yes pensiun oke”. Karena mempersiapkan keuangan untuk masa penisun itu penting. Edukasi ini sangat bermanfaat karena langsung disampaikan oleh ahlinya dari Asosiasi DPLK. Semoga memberi inspirasi kita untuk bersiap pensiun” ujar Husin Bagis saat sambutannya.  

 

Dipandu moderator Boby Wahyu Hernawan selaku Atase Keuangan KBRI Abu Dhabi, webinar edukasi dana pensiun ini menghadirkan pembicara: 1) Firmansyah, Praktisi Dana Pensiun dari DPLK Avrist dan testimoni dari 2) Saktimaya Murti, DPLK BNI dan 3) M. Ibrahim, DPLK BRI. Dengan respon tidak kurang dari belasan pertanyaan, webinar ini diharapkan dapat membangun kesadaran diaspora Indonesia di Timur Tengah untuk merencanakan masa pensiunnya dengan pasti ,elalui DPLK. Karena masa pensiun, bukan gimana nanti tapi nanti gimana?

Nur Hasan Kurniawan selaku Ketua Umum Asosiasi DPLK pun menyampaikan pentingnya diaspora Indonesia untuk menyisihkan Sebagian kecil gaji untuk masa pensiun. Karena setiap pekerja pasti akan pensiun, cepat atau lambat. Untuk itu, Asosiasi DPLK senang dapat memberi edukasi tentang Dana Penisun untuk masyarakat Indonesia yang ada di Timur Tengah. 

 

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Banyaknya pekerja yang kehilangan pekerjaan pun memberi pesan pentingnya setiap pekerja menyiapkan masa pensiun, masa tidak bekerja lagi. Karena di Indonesia, fakta membuktikan bahwa 9 dari 10 orang Indonesia tidak siap untuk pensiun. Bahkan 7 dari 10 pensiunan yang pada akhirnya mengalami masalah keuangan di hari tua. 

 

Ibarat “sedia payung, sebelum hujan”. Maka siapkanlah masa pensiun sejak masih bekerja.

Karena pensiun bukan urusan gimana nanti, melainkan nanti gimana…? #KBRIAbuDhabi #AsosiasiDPLK #YukSiapkanPensiun

Page 2 of 4
Hubungi Kami
Wisma Bumiputera, 2nd Floor, Suite 205 Jl. Jend. Sudirman Kav. 75
DKI Jakarta 12910
Indonesia
Phone: 021 - 5713007
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tentang Kami

  • Sejarah Singkat
    Perkumpulan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Indonesia (P-DPLK) atau dikenal dengan Asosiasi DPLK pertama kali berdiri pada tahun 1997 sebagai organisasi…
    Read more