Asosiasi DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) hari ini mengumumkan Susunan Pengurus Periode 2019-2023. Dengan tekad optimalkan masyarakat dan pekerja agar melek dana pensiun. Sehingga memahami manfaat pentingnya dana pensiun. Karena saat ini, tidak lebih dari 6% pekerja di Indonesia yang baru memiliki program dana pensiun.
Ketua Umum Asosiasi DPLK, Nur Hasan Kurniawan menetapkan pengurus berkekuatan 24 orang, dengan 3 (tiga) Wakil Ketua Umum yaitu: 1) Rista Manurung bidang Regulasi & Kepatuhan, Produk & Manajemen Risiko, Syariah, 2) Daneth Fitrianto di bidang Aktuaria, Pajak Investasi; Operasional & Perlindungan Konsumen, dan SDM & Pengembangan Kompetensi, dan 3) Saktimaya Murti di bidang Literasi & Pengembangan Distribusi serta Kerjasama Antar Lembaga. Sementara secara organisasi kesekretariatan, Asosiasi DPLK yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif, Syarifudin Yunus.
Perlu diketahui, aset Industri DPLK per November 2019 tumbuh 11% dibandingkan Desember 2018 atau mencapai Rp. 92 trilyun. Melalui capaian ini, industri DPLK di Indonesia optimis pada tahun 2020 dapat meningkatkan kepesertaan program DPLK bagi pekerja dan pemberi kerja, yang kini berjumlah 3,35 juta peserta. Optimisme ini pun didukung oleh terbentuknya Pengurus baru Asosiasi DPLK periode 2019-2023 hari ini.
“Sekalipun penuh tantangan, industri DPLK bisa melewati tahun 2019 dengan pertumbuhan asset 11%. Aset yang dikelola industri DPLK mencapai Rp. 92 trilyun. Dengan terbentuknya Pengurus Asosiasi DPLK yang baru ini, kami harapkan bisa mendorong pertumbuhan DPLK yang lebih signifikan ke depannya” ujar Nur Hasan Kurniawan, Ketua Umum Asosiasi DPLK.
Saat ini peserta DPLK merupakan 70% dari total Peserta Dana Pensiun di Indonesia. Untuk itu, spirit Asosiasi DPLK ke depan adalah 1) Koordinasi mencakup penguatan industri DPLK, hubungan antar lembaga, dan penguatan internal Asosiasi DPLK,2) Komunikasi, mencakup literasi dana pensiun, perluasan kanal distribusi, mikro pensiun, dan literasi investasi, dan 3) Ekspansi, mencakup digital pension, pension for millennials, dan pendirian DPLK baru.
Mengingat peluang yang masih sangat besar, maka Asosiasi DPLK ke depan akan memfokuskan pada edukasi dan literasi dana pensiun untuk meningkatkan kepesertaan DPLK. Agar terwujdu masa pensiun ang sejahtera.
SUSUNAN PENGURUS ASOSIASI DPLK Periode 2019-2023
Dewan Pengawas:
- Adi Purnomo
- Steven Tanner
- A.T. Sitorus
Dewan Penasehat:
- Abdul Rachman
- Sainthan
Pengurus:
Ketua Umum : Nur Hasan Kurniawan
Direktur Eksekutif : Syarifudin Yunus
Bendahara : – Ibrahim
– Septiana Anggraini
Lembaga Sertifikasi/ : Mielanita Wulansari
Program Kerja
Wakil Ketua 1 – Regulasi, Produk, & Manajemen Risiko : Rista Manurung
Kabid Regulasi dan Kepatuhan : Debby Purba
Anggota : –D.P. Gigih Prakoso
-Fitriyana Maya
Kabid Produk & Manajemen Risiko : Karjadi Pranoto
Anggota : Nimas Tri Handayani
Kabid Pengembangan DPLK Syariah : Sulistyowati
Wakil Ketua 2 – Investasi, Pajak, Konsumen & SDM : Daneth Fitrianto
Kabid Aktuaria, Pajak & Investasi : Firmansyah
Anggota : Syaiful
Kabid Operasional & Perlindungan
Konsumen : Yoppy Indradi
Anggota : Yulinda
Kabid Sumber Daya Manusia & Pengembangan
Kompetensi : Angelina Agustine Christine
Anggota : Helmi Djafar
Wakit Ketua 3 – Literasi DPLK & Kerjasama Antar Lembaga: Saktimaya Murti
Kabid Literasi & Pengembangan
Kanal Distribusi : Ira Irmalia Sjam
Anggota : Ade Irti Ariyani
Kabid Kerjasama Antar Lembaga : Jasnova Varia
Anggota : Uke Giri Utama